Rabu, 21 Agustus 2019

Pentingnya Benefit Asuransi dalam Merekrut Karyawan Terbaik untuk Perusahaan


Karyawan memiliki risiko mengalami kecelakaan yang sama, baik yang bekerja dalam kantor maupun lapangan. Sudah seharusnya, setiap perusahaan menyadari pentingnya benefit asuransi dalam merekrut karyawan terbaik. Tidak hanya menghitung keuntungan semata, tetapi juga memberikan perhatian lebih untuk para pegawai. 

Program yang digunakan oleh setiap perusahaan berbeda karena biasanya memiliki rekan asuransi masing-masing. Perlindungan terhadap kecelakaan kerja sangat diperlukan selain layanan kesehatan pribadi dari program pemerintah berupa BPJS. Apabila seseorang memiliki keduanya, akan lebih mengcover biaya pengobatan medis. Dalam kegiatan rekrutmen, HRD sebaiknya memberikan penjelasan tentang biaya asuransi secara jelas. 

Beberapa perusahaan mewajibkan karyawan untuk mengikuti program asuransi. Tetapi tidak semuanya dibiayai. Ada yang membebankan biaya jaminan kerja dengan pemotongan gaji sehingga banyak pegawai yang enggan mendaftar karena mereka berpendapat potongan asuransi kesehatan memangkas cukup banyak pendapatan bulanan. 

Setiap pekerja setidaknya perlu mengetahui, jika asuransi merupakan investasi masa depan yang baik. Uang yang dikeluarkan tidak hilang begitu saja, tetapi ditabung untuk keperluan-keperluan penting di kemudian hari. Perusahaan bisa menyediakan jaminan kerja untuk semua karyawan dengan memilih tipe yang tepat. Apa saja yang perlu dipertimbangkan? Berikut ini tipsnya.

1. Menentukan kriteria asuransi untuk pegawai 

Kondisi perusahaan yang berbeda akan berpengaruh pada kebutuhan asuransi yang tidak sama. Intinya, tim HRD perlu memilih jaminan keselamatan karyawan yang paling ideal untuk diberikan dengan melihat kondisi. Pada kenyataannya,  tidak semua perusahaan memiliki kriteria tersebut. Jika memang belum ada gambaran, lihat patokannya berikut ini.

a. Skala perusahaan 

Biasanya perusahaan yang sudah memiliki skala besar bisa mendapatkan biaya premi lebih rendah. Sebagai tim HR, anda hanya perlu memastikan biaya per bulan yang ditawarkan rekan asuransi untuk pekerja tidak melampaui budget perkiraan.

b. Cakupan tanggungan asuransi 

Jangan buru-buru untuk membuat kesepakatan, cari tahu terlebih dahulu tentang cakupan tanggungan yang bisa diberikan pihak asuransi kepada pegawai. Jika perusahaan sudah punya skala besar, tidak ada salahnya memberikan tanggungan asuransi untuk keluarga pegawai dengan memilih jenis jaminan kesehatan yang tepat. Efek positifnya adalah meningkatkan loyalitas pekerja kepada perusahaan.

c. Pahami sistem klaim 

Asuransi pada umumnya menerapkan dua macam sistem klaim yaitu reimbursement atau cashless. Beberapa pendapat setuju jika sistem cashless lebih mudah karena pegawai yang terkena musibah tidak perlu membayar biaya pengobatan di awal. Berbeda dengan sistem reimbursement yang mengharuskan pembayaran dulu baru ada penggantian setelahnya oleh perusahaan.

d. Memilih perusahaan asuransi yang tepat 

Sebaiknya memilih perusahaan asuransi yang sudah memiliki banyak jaringan di Indonesia karena perusahaan besar harus menjamin asuransi jiwa semua pegawainya yang ada di beberapa kota berbeda. Bekerja sama dengan BPJS kesehatan untuk layanan BPJS Ketenagakerjaan juga tidak salahnya untuk mendukung program pemerintah. 

2. Mengumpulkan info dan menyusun list perusahaan asuransi 

Apabila sudah menetapkan kriteria asuransi yang akan dipilih untuk diberikan kepada para pekerja di perusahaan. Langkah selanjutnya adalah mengumpulkan informasi selengkap-lengkapnya untuk mendapatkan produk asuransi paling menguntungkan dari sekian banyak penawaran dari berbagai penyedia asuransi. Jika diperlukan, anda bisa mencari info dari rekan kerja perusahaan lain yang menggunakan asuransi serupa. 

Informasi yang sudah terkumpul akan mengerucutkan nama-nama penyedia asuransi yang layak dipilih. Tentukan pilihan dari daftar tersebut sesuai kriteria yang diinginkan perusahaan anda. setelah itu, mulai mempersiapkan dokumen administrasi untuk pengajuan. 

Jangan lupa untuk menghubungi perusahaan asuransi kesehatan jika perusahaan tertarik menggunakan jasa mereka dan ingin tahu lebih lanjut tentang benefit produk yang ditawarkan. 

3. Analisis kembali dengan pertimbangan penting 

Atur pertemuan pertama dengan pihak asuransi untuk menemukan kelebihan dan kekurangan produk jaminan kesehatan yang ditawarkan. Setelah itu, lakukan analisa kembali dengan mempertimbangkan lingkup tanggungan asuransi, pembayaran klaim, laporan periodik, dan ketersediaan layanan 24 jam. 

Itulah ketiga langkah yang perlu dilakukan untuk mendapatkan partner asuransi terbaik untuk menjamin kesejahteraan para pegawai. Jangan sampai hanya karena tidak adanya jaminan kecelakaan kerja, ada berita negatif yang berkembang dan mempengaruhi pertumbuhan bisnis yang sedang dijalankan perusahaan.

0 komentar:

Posting Komentar